Bekicot Makanan Khas Kediri
Bosan dengan pilihan menu kuliner di sekitar anda ??? Mungkin anda perlu mencoba sajian Sate 02 dan Keripik 02. Jenis makanan apa lagi nih…kok pakai kode 02. Ya, bagi masyarakat Kediri umumnya dan Pare khususnya, Sate 02 dan Keripik 02 adalah istilah untuk menyebut olahan makanan dari daging bekicot. Berarti ya Sate Bekicot dan Keripik Bekicot.
Daerah Jengkol, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri adalah terkenal sebagai penghasil bekicot, baik yang diperoleh dari tangkapan alami maupun yang sudah dibudidayakan. Warga di sana kemudian mengolah daging bekicot tersebut menjadi sate ataupun keripik.
Eiitss..bagi anda yang sedang berkunjung ke Pare, tidak perlu jauh-jauh untuk pergi ke Jengkol untuk mencoba menu yang satu ini. Anda bisa menikmati Sate dan Keripik Bekicot ini di seputaran Taman Thamrin Pare. Tepatnya di seberang selatan dari Taman Thamrin.
Dijual dengan konsep lesehan sebagaimana penjaja makanan lain di sekitarnya, Mbok penjual sate dan keripik bekicot ini buka selepas maghrib. Menurut pengakuan si Mbok, bekicot yang dijualnya itu juga berasal dari daerah Jengkol.
Tidak seperti jenis sate lainnya, sate bekicot ini tidak dijual bersama nasi atau lontong, sehingga lebih sebagai “gadon” atau kudapan. Tapi kalau mau dibungkus pulang lalu dimakan dengan nasi ya..ok juga kok.
Sate bekicot ini dalam satu tusuknya berisi 3 daging bekicot. Harga satu tusuknya cukup murah Rp. 200,-. Bumbunya, seperti lazimnya jenis sate lainnya, ada bumbu sambal kacang, kecap, dan tentu saja irisan bawang merah. Silakan diincipi…boleh juga pesen rasa agak pedaas. Hhmmm…Gandem…mareemmm. Ada rasa kenyal yang khas dari daging bekicot, gurih dan sedap.
Sedangkan keripik bekicot di situ dijual dalam kemasan plastik. Satu kemasan harganya Rp.1000,-. Kalau keripik ini mungkin tidak begitu asing bagi kita karena sudah banyak di”ekspor” ke kota-kota lain. Rasanya ?? tentu saja kriuk-kriuk…gurih.
Tapi, pesen penulis…kalau mau beli sate dan keripik 02 ini jangan lebih dari jam 8 malam, biasanya udah “Sold Out” !! Apalagi pas malam minggu… Mau coba ???
(mbah Admin)

Daerah Jengkol, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri adalah terkenal sebagai penghasil bekicot, baik yang diperoleh dari tangkapan alami maupun yang sudah dibudidayakan. Warga di sana kemudian mengolah daging bekicot tersebut menjadi sate ataupun keripik.
Eiitss..bagi anda yang sedang berkunjung ke Pare, tidak perlu jauh-jauh untuk pergi ke Jengkol untuk mencoba menu yang satu ini. Anda bisa menikmati Sate dan Keripik Bekicot ini di seputaran Taman Thamrin Pare. Tepatnya di seberang selatan dari Taman Thamrin.
Dijual dengan konsep lesehan sebagaimana penjaja makanan lain di sekitarnya, Mbok penjual sate dan keripik bekicot ini buka selepas maghrib. Menurut pengakuan si Mbok, bekicot yang dijualnya itu juga berasal dari daerah Jengkol.
Tidak seperti jenis sate lainnya, sate bekicot ini tidak dijual bersama nasi atau lontong, sehingga lebih sebagai “gadon” atau kudapan. Tapi kalau mau dibungkus pulang lalu dimakan dengan nasi ya..ok juga kok.
Sate bekicot ini dalam satu tusuknya berisi 3 daging bekicot. Harga satu tusuknya cukup murah Rp. 200,-. Bumbunya, seperti lazimnya jenis sate lainnya, ada bumbu sambal kacang, kecap, dan tentu saja irisan bawang merah. Silakan diincipi…boleh juga pesen rasa agak pedaas. Hhmmm…Gandem…mareemmm. Ada rasa kenyal yang khas dari daging bekicot, gurih dan sedap.
Sedangkan keripik bekicot di situ dijual dalam kemasan plastik. Satu kemasan harganya Rp.1000,-. Kalau keripik ini mungkin tidak begitu asing bagi kita karena sudah banyak di”ekspor” ke kota-kota lain. Rasanya ?? tentu saja kriuk-kriuk…gurih.
Tapi, pesen penulis…kalau mau beli sate dan keripik 02 ini jangan lebih dari jam 8 malam, biasanya udah “Sold Out” !! Apalagi pas malam minggu… Mau coba ???
(mbah Admin)
0 Comments
Posted on 25 Sep 2008 by bdoors
Content Management Powered by CuteNews



